terkini

Iklan

Masyarakat Boja Apresiasi Upaya Bupati Ratnawati Hadirkan Jaringan Listrik di Kampungnya

Jejak Info
Senin, 06 April 2026, 14:06 WIB Last Updated 2026-04-06T06:06:33Z

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif (kiri depan) menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Boja di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Senin (6/4/2026)

JEJAKINFO.COM, SINJAI
-- Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Boja (Amarah) menggelar audiensi dengan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif. Dalam pertemuan tersebut, mereka memperjuangkan agar kampung Boja, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan dimasuki jaringan listrik. 


Salah satu perwakilan mahasiswa, Muh. Mahdi Akif mengaku telah mendapat kepastian informasi terkait aspirasi yang mereka perjuangkan melalui pertemuan dengan Bupati. 


Dia pun mengapresiasi upaya Bupati Sinjai agar masyarakat kampung Boja dapat menikmati program Sinjai Terang. "Kami sangat mengapresiasi upaya Bupati Sinjai, telah bersurat ke Dinas Kehutanan Provinsi agar kendala kawasan hutan lindung dapat diatasi," bebernya, Senin (6/4/2026). 


Dia pun berharap pihak PLN juga bersurat ke Dinas Kehuranan Provinsi agar kawasan hutan dapat dipakai untuk membangun jaringan listrik. "Kami menunggu langkah PLN untuk bermohon ke Dinas Kehutanan karena ini untuk kepentingan komersil," tambahnya. 


KPH Tangka, Syamsuar Rahman menegaskan, upaya pencabutan status kawasan lindung sudah dimulai sejak pemerintahan sebelumnya. Ia menyarankan agar persoalan ini segera disampaikan melalui persuratan resmi ke Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel terkait pemanfaatan kawasan lindung.


“Jaringan listrik yang direncanakan sepanjang 3 KM, hanya saja 1 KM masuk dalam kawasan hutan lindung. Karena sifatnya komersil, maka kami menyarankan PLN untuk bersurat ke Pemerintah Provinsi Sulsel,” ungkapnya.


Tim Leader Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Bulukumba, Ridho Hidayah mengatakan, pihaknya tak kunjung membangun jaringan listrik di kampung Boja lantaran akses yang dilalui masuk kawasan hutan lindung. 


Terkait PLN harus bersurat ke Dinas Kehutanan Provinsi, dia akan membahas terlebih dahulu secara internal. "Terkait hasil pembahasan tadi soal kami diminta bersurat, kami akan bahas dulu di internal, yang pasti kami akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi agar kampung Boja dapat menikmati listrik," bebernya. 


Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menegaskan komitmennya untuk menerangi wilayah yang belum teraliri listrik melalui program Sinjai Terang. Bahkan, di awal periodenya Bupati perempuan pertama ini berkunjung ke PLN Sulselrabar (Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat) untuk merealisasikan programnya, salah satunya kampung Boja. 


Bahkan dia telah menyampaikan hal tersebut ke Anggota Komisi VI DPR RI Ismail Bachtiar saat peresmian jaringan listrik di Kampung Menra, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat di tahun 2025 lalu.


Namun, khusus untuk Kampung Boja, proses penyediaan jaringan listrik terkendala aturan karena jalur jaringan melewati kawasan hutan lindung. Hal ini mengharuskan adanya perizinan dari Kementerian Kehutanan.


“Waktu ketemu dengan PLN kami sudah perjuangkan, baik itu Kampung Menra, termasuk Kampung Boja. Ini juga sudah kami sampaikan langsung ke pak Dewan Komisi VI yang membidangi energi,” jelasnya.  


Lebih lanjut dikatakan, program Sinjai Terang terus dikawal, meski terdapat kendala karena sebagian jalur jaringan listrik melewati kawasan hutan lindung. “Ini akan kami kawal bagaimana PLN bisa merealisasikan nanti, sisa menunggu aksi dengan bersurat ke Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel,” ujarnya. (iad)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Masyarakat Boja Apresiasi Upaya Bupati Ratnawati Hadirkan Jaringan Listrik di Kampungnya

Iklan Bawah