Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman
JEJAKINFO.COM, SINJAI – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi momentum penting untuk menanamkan budaya ramah lingkungan sejak dini. Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Andi Jusman, menekankan bahwa kesadaran menjaga alam harus dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi kebiasaan yang melekat.
Menurutnya, persoalan lingkungan seperti sampah plastik, pencemaran, dan berkurangnya ruang hijau tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gaya hidup.
“Kesadaran lingkungan harus kita bangun sejak dini. Jika anak-anak terbiasa menjaga kebersihan, mengurangi plastik, dan menanam pohon, maka budaya itu akan terus hidup hingga dewasa,” ujar Andi Jusman.
Ia menambahkan, DPRD Sinjai mendukung penuh program edukasi lingkungan yang digagas pemerintah daerah, termasuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan penghijauan di ruang publik.
Lebih jauh, Andi Jusman menilai bahwa lingkungan yang sehat akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Lingkungan Hidup sebagai pengingat bahwa menjaga alam adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Lingkungan yang bersih dan hijau adalah warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu. Mari kita jadikan momentum ini sebagai komitmen bersama untuk menjaga bumi Sinjai tetap lestari,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, DPRD Sinjai berharap gerakan menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi budaya yang berkelanjutan di Kabupaten Sinjai. (iad)

