![]() |
| Mayat Kahar saat berada di RSUD Bulupaccing, Sinjai Selatan, Kamis (9/4/2026). (Sumber:Fb) |
JEJAKINFO.COM, SINJAI -- Nyawa petani di Desa Gareccing Kecamatan Sinjai Selagan, Kahar tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal dunia karena tersambar petir saat menggarap sawahnya.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui melalui postingan warganet di media sosial.
"Bikeru+ Innalillahi rojiun seorang warga yang terkena Sambaran petir meninggal dunia di area persawahan di Sinjai selatan sore ini," unggah Zaid Amar The Voice di akun facebooknya.
Camat Sinjai Selatan, Andi Baso Mangunrawa yang dikomformasi membenarkan kejadian itu.
Dia menyebut, Kahar tersambar petir ketika menggarap sawahnya di Dusun Bulujampi, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan.
"Iya benar, kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wita, beliau (Kahar) adik dari salah satu kepala dusun di Desa Gareccing," ungkapnya," Kamis (9/4/2026).
Diketahui, hujan deras disertai kilat dan petir melanda wilayah Sinjai sejak sore.
Pemerintah Kabupaten Sinjai bahkan mengeluarkan imbauan agar masyarakat waspada akan cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (iad)


