
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menerima kunjungan pimpinan Universitas Hasanuddin, Jumat (13/2/2026)
JEJAKINFO.COM, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Ratnawati Arif semakin menegaskan komitmennya menjadikan daerah sebagai pusat inovasi berbasis riset. Hal ini ditandai dengan kunjungan civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) yang membawa agenda konkret untuk mengakselerasi pembangunan daerah.
Rombongan Unhas dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana. Ia menegaskan bahwa Sinjai memiliki potensi besar untuk dijadikan “laboratorium hidup” bagi penerapan hasil riset perguruan tinggi, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga pengembangan wilayah pesisir.
“Sinjai bukan hanya daerah potensial, tetapi juga ruang nyata untuk menguji dan mengimplementasikan inovasi. Dengan kepemimpinan yang visioner, kami yakin Sinjai bisa menjadi model kolaborasi riset yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Prof. Adi.
Momentum kunjungan ini semakin istimewa karena sejumlah profesor Unhas yang hadir merupakan putra daerah Sinjai. Kehadiran mereka disebut sebagai “profesor pulang kampung” yang siap mengabdikan ilmu dan riset untuk membangun tanah kelahiran.
Beberapa program unggulan yang akan segera dijalankan antara lain, digitalisasi UMKM melalui pelatihan promosi online bekerja sama dengan mitra internasional, termasuk platform TikTok.
Lalu, pertanian unggulan dengan pengembangan varietas benih jagung nasional, menjadikan Sinjai sebagai sentra benih, peternakan inovatif dengan pengembangan ayam kampung unggulan, kambing, susu kambing, serta penguatan potensi kuda sebagai ikon daerah.
Kemudian, kajian pesisir dan pelabuhan di Sinjai Timur untuk mendukung perencanaan strategis pemerintah daerah. Dan, peluang investasi global melalui jejaring mitra dari Korea, Jepang, dan Tiongkok.
Bupati Ratnawati Arif menyambut baik langkah Unhas yang menjadikan Sinjai sebagai mitra implementatif. “Dengan dukungan akademisi, riset, dan inovasi, potensi besar Sinjai bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini adalah kunci pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini menegaskan bahwa pembangunan tidak lagi sekadar berbasis kebijakan, tetapi ditopang oleh riset, inovasi, dan jejaring global. Sinjai kini menatap masa depan sebagai laboratorium inovasi yang siap melahirkan terobosan untuk daerah dan bangsa. (iad)

