
JEJAKINFO.COM, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui partisipasi aktif dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual yang digelar Kamis (28/8/2025) di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai menjadi momentum penting bagi Pemkab Sinjai untuk menyusun strategi pelaksanaan GPM secara efektif dan tepat sasaran.
Meski digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 RI, GPM memiliki tujuan yang jauh lebih strategis dengan mendekatkan akses pangan murah seperti beras kepada masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga dan tekanan ekonomi global.
“Gerakan ini bukan hanya simbolik, tapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sinjai, Ir. H. A. Himawan Saleh, yang turut hadir dalam rakor.
Dalam rakor yang dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, seluruh daerah diminta segera melaporkan kesiapan titik lokasi pelaksanaan GPM dan berkoordinasi dengan camat serta Bulog untuk estimasi penjualan dan pengadaan stok.
Sinjai sendiri tengah menyiapkan lokasi pelaksanaan GPM serentak yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (30/8/2025, menunggu hasil koordinasi final dengan pimpinan daerah.
Turut hadir dalam rakor ini Kabag Umum Setdakab Hj. Hamda Ismail, Kasubag Protokol Andi Muh. Nur Asapa, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci sukses pelaksanaan GPM yang tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.
Launching GPM akan dilakukan secara nasional melalui telekonferensi yang diikuti oleh Kepala Daerah, Forkopimda Provinsi, dan Forkopimda Kabupaten/Kota dari berbagai titik di Indonesia, termasuk salah satu kecamatan di Sinjai. (iad)