JEJAKINFO.COM, SINJAI -- Hari Anak Nasional di Kabupaten Sinjai serentak diperingati satuan pendidikan di Bumi Panrita Kitta’, Jumat (24/7/2026) pagi. Kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan upacara, serta diwarnai beragam aktivitas kreatif mulai dari aksi unjuk bakat peserta didik hingga lomba tradisional.
Seperti yang terpantau di UPTD SMP Negeri 5 Sinjai, Jalan Bulu Lohe, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara. Unjuk bakat para peserta didik di panggung show tersebut disaksikan langsung Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sinjai Irwan Suaib, didampingi Koordinator Pengawas Mappaompo dan Kepala UPTD SMPN 5 Sinjai Dr. Ilham Nur.
Satu per satu perwakilan kelas menampilkan kebolehannya, mulai dari stand up comedy, tari, menyanyi solo, hingga senam “Anak Indonesia Hebat”. Suasana penuh semangat dan sorak dukungan dari sesama siswa membuat peringatan Hari Anak Nasional terasa meriah.
Sementara itu, di SDN 103 Bontompare, peringatan Hari Anak Nasional diwarnai dengan lomba tradisional seperti tarik tambang, terompah, dan lari pimpong. Aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat kebersamaan antar siswa.
Kadisdik Sinjai, Irwan Suaib menegaskan bahwa seluruh sekolah di Sinjai memperingati Hari Anak Nasional dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, penampilan bakat, hingga olahraga.
“Hari ini kegiatan full dengan memberikan ruang kepada anak-anak kita untuk menunjukkan bakat dan kebolehannya di bidang seni maupun olahraga," pungkasnya.
Ia berharap momentum ini menjadi bagian dari pemenuhan hak anak. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi setiap peserta didik. Pendidikan kata dia, bukan sekadar transfer ilmu, melainkan juga proses pembentukan karakter dan pengembangan kecerdasan intelektual.
"Kita semua berharap sekolah harus menjadi tempat aman dan nyaman, sehingga anak-anak menikmati pendidikan, pembentukan karakter, dan kecerdasan intelektual untuk menggapai cita-citanya," harapnya.
Senada, Kepala UPTD SMPN 5 Sinjai Dr. Ilham Nur menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini berfokus pada pemberian ruang berekspresi kepada peserta didik.
“Hari ini kami menampilkan unjuk bakat. Ini salah satu upaya kami untuk mengembangkan potensi dan kemampuan peserta didik. Kami berharap bisa menjadi bekal bagi anak-anak kita ke depannya,” harapnya.
Peringatan Hari Anak Nasional sendiri jatuh setiap tanggal 23 Juli. Tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang menjadi pengingat pentingnya peran semua pihak dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. (iad)

