
Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, Sp.B bersama jajaran usai menerima penhharhaan di Ajang TeNARS III tahun 2025
JEJAKINFO.COM, SINJAI -- Di tengah era digital yang terus berkembang, UPT RSUD Sinjai membuktikan bahwa inovasi teknologi bukan hanya milik sektor industri, tetapi juga menjadi tulang punggung kemajuan layanan kesehatan.
Pada ajang Temu Nasional Akreditasi Rumah Sakit (TeNARS) III Tahun 2025, RSUD Sinjai sukses mengukir prestasi berkat terobosan digital dalam edukasi kesehatan.
Melalui karya bertajuk “IKAN LELE” (Inovasi Informasi Kesehatan melalui Leaflet Elektronik), RSUD Sinjai meraih Juara 2 Lomba Video Inovasi dan Juara Favorit.
Tak berhenti di situ, versi poster dari inovasi ini juga menyabet Juara 1 Lomba Poster Inovasi, menegaskan kekuatan pendekatan visual dan digital dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat.
Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, Sp. B yang hadir langsung di Grand Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta, menyampaikan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari komitmen institusi dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi kesehatan yang mudah diakses, menarik, dan relevan. IKAN LELE adalah wujud nyata dari semangat itu,” ujarnya, Senin (25/08/2025).
Didampingi oleh jajaran manajemen dan tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), Direktur RSUD Sinjai menekankan bahwa inovasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa digitalisasi dapat memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat edukasi, bukan hanya pelayanan. RSUD Sinjai berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain untuk mengadopsi pendekatan serupa.
Diketahui, TeNARS III merupakan forum nasional tahunan yang mempertemukan rumah sakit mitra LARS-DHP dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi praktik terbaik dalam peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien. (iad)